Penduduk

Sasaran utama pembangunan sebagaimana tertuang dalam GBHN adalah mewujudkan kesejahteraan penduduk. Pembangunan yang dilaksanakan adalah dalam rangka membentuk manusia Indonesia seutuhnya dari seluruh masyarakat Indonesia. Salah satu masalah sosial yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan adalah masalah kependudukan yang mencakup antara lain jumlah,  komposisi dan penyebaran penduduk, serta masalah kualitas penduduk sebagai pendukung pembangunan. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi modal pembangunan apabila kualitasnya baik. Namun sebaliknya, dapat juga menjadi beban pembangunan apabila kualitasnya rendah. Peningkatan jumlah penduduk yang tinggi menuntut penyediaan lapangan kerja dan fasilitas-fasilitas sosial, misalnya perumahan, kesehatan dan pendidikan.

Untuk itu Pemerintah telah melaksanakan berbagai usaha dalam rangka memecahkan masalah tersebut. Usaha-usaha tersebut antara lain program KB untuk menghambat laju pertumbuhan penduduk, program transmigrasi yang mengarah pada pemerataan penyebaran penduduk, wajib belajar 12 tahun serta program-program lainnya. Selain itu dengan mulai diberlakukannya otonomi daerah, maka daerah mempunyai kewenangan untuk mengatur daerahnya. Dalam arti program mana yang di utamakan untuk dapat mewujudkan kesejahteraan penduduk tersebut.

Penduduk kecamatan Kedungwaru menurut hasil proyeksi Sensus Penduduk (SP) Tahun 2010, untuk tahun 2017 sebanyak 90.345 jiwa, yang terbagi atas laki-laki 44.883 jiwa dan perempuan 45.462 jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk rata-rata 3.045 jiwa/km. Memang belum terjadi pemerataan penduduk di Kecamatan Kedungwaru Hal ini bisa dilihat adanya kesenjangan tingkat kepadatan penduduk antar kecamatan. Di satu sisi ada yang tingkat kepadatannya di atas 6.000 jiwa/km namun di sisi lain ada yang kurang dari 1.600 jiwa/km.

Ditinjau dari sumber penghasilan utama rumah tangga, ternyata di Kecamatan Kedungwaru yang terbesar adalah sektor jasa-jasa, hal ini dikarenakan sebagian besar lahan pertanian telah beralih penggunaannya menjadi bangunan dan perumahan. Sektor jasa-jasa terbesar ada di desa Ketanon.