Sosial

Permasalahan sosial adalah permasalahan yang timbul dalam masyarakat akibat suatu perubahan atau keadaan yang mengakibatkan gangguan atau kendala baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satunya adalah masalah kebodohan dan kemiskinan. Pengalaman menunjukkan bahwa kebodohan dan kemiskinan merupakan musuh terbesar dalam setiap upaya pembangunan suatu bangsa. Keduanya terkait bagaikan dua sisi mata uang. Kebodohan dapat menjadi sumber kemiskinan dan kemiskinan dapat menjadi sumber kebodohan. Sumber kebodohan dan kemiskinan harus secepatnya diberantas dan oleh karena itu pula dalam pembukaan UUD 1945, dinyatakan bahwa salah satu tujuan berbangsa dan bernegara adalah meningkatkan kesejahteraan umum, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.

Banyak dampak yang ditimbulkan akibat adanya kebodohan dan kemiskinan di masyarakat. Salah satunya adalah timbulnya masalah-masalah kriminal, yang sedikit banyak akan mengganggu jalannya roda pembangunan. Oleh karena itu kebodohan serta kemiskinan, baik itu dari segi materi maupun spiritual harus di berantas, setidaknya setiap tahun keadaannya semakin membaik.

Salah satu tujuan dari Pembangunan Nasional seperti tercantum dalam pembukaan UUD 1945 adalah ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejalan dengan hal itu maka untuk peningkatan partisipasi sekolah, penduduk seharusnya diimbangi dengan peningkatan sarana pendidikan dan tenaga guru yang memadai.

Pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar di segala tingkatan baik formal maupun informal. Dalam publikasi Kecamatan Dalam Angka, kegiatan pendidikan yang dicakup adalah kegiatan formal baik dibawah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan dan diluar departemen tersebut, yaitu di bawah Departemen Agama maupun departemen lainnya. Kegiatan pendidikan yang dicakup meliputi banyaknya sekolah, murid, dan guru menurut jenjang/tingkatan mulai dari SD, SMP, SMU sampai sekolah kejuruan.

Walaupun sudah mulai diberlakukan wajib belajar 12 tahun, namun pertambahan jumlah murid utamanya di tingkat SD tidak begitu mencolok. Hal ini salah satunya disebabkan jumlah penduduk usia sekolah memang berkurang, yang pada akhirnya juga akan mengakibatkan banyaknya SD-SD yang di gabung jadi satu kurang murid. Di Kabupaten Tulungagung sekarang mulai bermunculan sekolah-sekolah swasta yang menawarkan berbagai fasilitas yang dapat mempengaruhi orangtua untuk menyekolahkan ke sekolah swasta daripada sekolah negeri. Jumlah TK, SD Negeri, SD Swasta, SLTP Negeri, SLTP Swasta, SLTA negeri dan SLTA swasta secara berturut-turut adalah 30, 36, 11, 3, 5, 1 dan 5 buah.

Pembangunan di bidang kesehatan bertujuan agar lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah dan merata. Dengan adanya upaya tersebut, diharapkan akan tercapai derajat kesehatan masyarakat yang baik. Upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sudah banyak dilakukan oleh pemerintah, antara lain dengan menambah fasilitas-fasilitas kesehatan serta memberikan penyuluhan kesehatan.